Ojo Dumeh

Beberapa waktu yang lalu saya menonton salah satu episode Sarah Sechan dengan bintang tamu Yana Julio. Nontonnya sambil selewat aja sih sambil nungguin suami pulang. Awalnya sih cuma sambil lalu, tapi setelah didengarkan, ternyata isi perbincangannya lumayan menarik. Yana Julio bercerita tentang bagaimana ia mengasuh kedua anaknya yang sudah beranjak remaja.

Bagian yang paling bikin saya merinding adalah bagian dimana ia menceritakan anak perempuannya yang kelas 2 SMP memutuskan untuk berjilbab setelah mendapatkan menstruasi pertamanya. Bentar. Saya gak mau bahas soal agama loh ya. Tapi nasehat yang diberikan oleh Yana Julio ke anaknya rasanya perlu saya sampaikan juga biar banyak orang yang tau. Biar diingetin sama-sama. Karena nasehatnya ini cocok jika diterapkan dalam semua aspek kehidupan. Kalo orang Jawa bilang, ‘ojo dumeh’.

Punya duit seribu jangan ngerasa paling kaya sehingga merasa berhak memiskin-miskinkan orang lain.

Nilai Matematika 100 jangan ngerasa paling pinter sehingga merasa yang nilainya 50 tidak bisa punya masa depan cerah.

dan..

Yang merasa ilmu agamanya lebih dari orang lain jangan ngerasa paling suci sehingga mengolok-olok orang lain yang dinilai tidak sejalan dengan apa yang diyakini.

Merasa familiar ya dengan hal-hal semacam itu? Coba tengok aja wall facebook kamu. Mungkin masih ada yang suka share link berita dengan caption penuh kebencian seolah-olah sendirinya paling benar. Mungkin masih ada juga yang suka share link info agama dengan judul yang bikin mengernyitkan dahi, mengolok-olok sesamanya dengan kata-kata kasar hanya karena si teman tidak sejalan dengan idenya? Capek gak sih?

Anw,

Saya tuliskan beberapa baris kalimat nasehat Yana Julio yang disampaikan kepada anak perempuannya. Kalau di video, sekitar menit ke 3 sampai ke 4.

“Aisyah berjilbab itu baik, tetapi ingat ya jilbab itu bukan indikator kesolehan seseorang, jangan pernah berfikir bahwa diri itu lebih soleh daripada orang lain. Jadi jadikan saya jilbabmu untuk rem kalau kamu tergoda untuk melakukan hal-hal yang kurang pantas. Bapak akan selalu ada untuk membantu membangun keimananmu”

Semoga kita semua termasuk orang yang selalu berhati-hati sebelum berkata-kata. Kalo bikin sakit hati orang, repot bok! Selamat hari Senin!

Advertisements

6 thoughts on “Ojo Dumeh

  1. halo mba ajeng salam kenal 🙂
    aq ijin capture bagian “punya duit seribu …. ” di path ya mba 🙂 ngena banget di aq mudah2an kita bisa selalu belajar memperbaiki diri baik dalam segala hal tanpa merasa lebih baik dari orang lain yang sebenernya manusiawi bgt huhuuhhuhuh aamiiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s